Category Archives: My Books

Sebuah Penantian

Standard
buku ke 2
Judul : Sebuah Penantian (Romance Story)
No. ISBN : 9786021588017
Penulis : Septia Khoirunnisa
Penerbit : Rumah Oranye
Kategori : Romance

Sinopsis :

Kehidupan adalah teka teki, awalnya tergambar dari makna yang tersirat semu. Tersimpan indah pada satu ruangan yang disebut dengan impian.

Hidup memang sebuah penantian, maka selalu dan selalu berprasangka baik terhadap Tuhan. Kelak kita akan melihat lukisan indah dari setiap hikmah kehidupan. Akhir dari perjalanan akan terlukis manis layaknya pelangi di ujung senja. Bahagia.

Tugas manusia berada di dua masa. Ada saatnya untuk meninggalkan ataupun ditinggalkan. Biarlah kenangan yang lalu membawa kita kepada masa yang lebih baik lagi untuk saat ini.

Rahasia Hati

Standard
my buk1
Rahasia Hati
Penulis : Septia Khoirunnisa
Penerbit : Zettu Publisher
228 halaman

Novel Perdana

Sinopsis:

Raifah, gadis cantik ini menghabiskan waktunya untuk berjuang. Berjuang menaklukan segala problematika yang selalu menghampiri setiap langkah kecilnya, teka-teki kehidupanpun terus berdatangan untuk menghancurkan impiannya yang belum sempat terbangun.

Hingga waktu tiba, secerca harapan pun singgah dalam perjalanan hidupnya. Karir Raifah semakin cemerlang, begitu juga dengan cintanya. Raifah sudah menemukan sosok lelaki yang selama ini dia idam-idamkan.

Namun apakah harapannya akan menjadi kenyataan? atau pupus tinggal kenangan? Hidup tidaklah sederhana dan seindah untaian kata-kata, ada banyak misteri yang tersimpan yang mungkin selamanya menjadi rahasia hati.

Antalogi Puisi “Merindu Rasul dalam Sajak”

Standard

antalogi puisi 1

Penulis: Septia Khoirunnisa, Rani Irani Safari, Ayuni Adesty dkk.

Penerbit: Seruni

Tanggal Terbit: Juni 2012

Jumlah Halaman: 116

ISBN: 978-602-18155-7-1

Endorsement:

Dia telah melepaskan dunia dan tidak mempedulikannya. Dia adalah penghuni dunia yang paling kurus dan paling sering lapar. Telah ditawarkan padanya dunia, namun dia enggan menerimanya. Dia mengetahui bahwa Allah tidak menyukai sesuatu, maka dia pun tidak menyukainya. Dia berpaling dari dunia dengan hatinya, mematikan ingatan dunia dari dalam jiwanya dan menyukai hilangnya hiasan dunia dari pandangannya, agar dia tidak menjadikan perhiasan darimnya, menganggapnya kekal dan mengharapkan kesempatan darinya. Maka dia keluarkan (cinta) akan dunia dari jiwanya,dia enyahkan hal itu dari hatinya. “Sungguh keutamaan Rasulullah tiada dibatasi dengan batas yang dapat diungkapkan mulut manusia.” The true idola.

(Selfiati Nusantara, Novelis. Ketua Umum GPN)

Untuk mendeskripsikan sosok “Muhammad” rasanya perlu literature khusus terlebih menuangkannya dalam sajak, dahaga kerinduan itu belum ‘terbayar tunai’ dan belum mampu membuat kita puas, mimpi bertemunya adalah satu cita-cita besar. Saya merasakan betapa hebatnya para penulis dalam antalogi ini yang mampu menghipnotis pembaca dan membawanya ke suatu dahaga rindu yang melangit akan sosok ‘The commander’ seperti Rasulullah.

(Hasan Al Bana, novelis ‘Antara Jerman dan Masjidil Haram’)