Cara Tepat dalam Mengatasi Neuropati

Standard
preview-full-artikel-agustus_5-gejala-neuropati

Sumber Gambar: Google

Suatu ketika saya berkesempatan menemani Nenek saya yang tengah menekuni karirnya sebagai tukang kredit baju keliling (Ceileeeh, gaya banget kalimatnya ūüėÄ ). Oke seirus! jadi waktu itu kami berdua sedang asik-asiknya mengetuk pintu rumah satu ke pintu rumah lainnya untuk menagih cicilan. Kurang lebih sejam perjalanan via kaki alias jalan kaki, Nenek tiba-tiba berhenti untuk istirahat. Setelah duduk sekitar 10 menit di pinggiran tembok rumah orang, kami pun berencana melanjutkan perjalanan mencari pundi-pundi rupiah. Namun sayangnya Nenek tiba-tiba mengaduh. Saya panik sekaligus bingung apa yang harus dilakukan. Beliau bilang kakinya kesemutan dan sulit buat berjalan. Untunglah ada warga yang baik hati membantu membawa Nenek ke Puskesmas terdekat. Dokter bilang Nenek terkena Neuropati.

16298437_10154989674745850_691652442855054381_n

Sumber Gambar: FP Neurobion

Mendengar kata Neuropati membuat saya tertarik untuk mendengarkan informasi yang disampaikan oleh dokter. Meski singkat saya merasa cukup paham mengenai penyakit ini yang intinya adalah sebuah gangguan saraf yang dapat mempengaruhi kinerja otot dalam bergerak.

Pengalaman lain juga terjadi pada diri saya sendiri. Karena hobi saya adalah menulis, maka saya merasa bahagia saat belama-lama menatap layar leptop. Entah itu menulis untuk calon buku, menulis di Blog atau sekedar menulis curcol gaje di halaman MS. Word. Suatu hari, pastinya saat asik mengetik tangan saya tiba-tiba kesemutan. Sensasinya itu lho yang bikin penderitanya merasa nano-nano. Tapi yang buat saya kepikiran adalah bukan sekali itu saja saya merasakannya. Mengganggu pastinya, karena fokus kita hanya pada tangan yang terasa seperti tersengat listrik. Dampak yang lebih parahnya adalah mood buat menulis perlahan menghilang. Rugi waktu dan ide brilian pastinya!

Yuk kita kenalan dengan istilah Neuropati. Kan katanya tak kenal maka tak sayang #eeeh. (Maksudnya tak sayang dengan kesehatan tubuh kita, hehe). Biar lebih jelas, akhirnya saya kepo sama Mbah Google. Ternyata banyak sekali artikel yang menjelaskan tentang neuropati.

untitled

Penjelasan lengkap tentang Neuropati adalah istilah umum yang digunakan untuk kondisi-kondisi yang terkait dengan gangguan fungsi saraf. Kata neuropati itu sendiri berarti kerusakan saraf, kondisi ini bisa meliputi topik pembahasan yang sangat luas. Saraf yang ada di seluruh tubuh berpotensi mengalami kerusakan akibat penyakit maupun cedera tertentu.

Menurut dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K), ketua kelompok studi neurofisiologi dan saraf tepi PERDOSSI Pusat, ‚ÄúNeuropati adalah istilah untuk kerusakan saraf yang dapat disebabkan oleh penyakit, trauma pada saraf, komplikasi dari penyakit sistemik atau karena kekurangan vitamin B Kompleks‚ÄĚ.

Neuropati atau gangguan saraf ditandai dengan gejala kesemutan, nyeri, mati rasa, kebas, kram, rasa terbakar.

Gejala sepele ini jika tidak segera diatasi dapat menyebabkan kelumpuhan. (Sumber : http://jakartakita.com/2014/06/23/apa-itu-neuropati/)

kelumpuhan-2

Lumpuh? serius segitu parahnya? Serius dong. Tapi InsyaAllah jika kita menyadari dan mengobatinya lebih awal maka hal mengerikan seperti ini gak akan terjadi. Lalu apa yang menjadi penyebab dari Neuropati itu sendiri? Berikut ringkasan yang saya dapat dari hasil pencarian di Mbah Google: 

  • Kekurangan vitamin yang fungsinya berkaitan dengan saraf. Vitamin yang dimaksud adalah vitamin B12, folat serta vitamin B lainnya. Yuk! mulai sekarang kita rajin mengkonsumsi vitamin-vitamin saraf ini. Namun tentu saja gak lepas dari pengawasan dokter.
Photo Flipbook Slideshow Maker

Macam-macam vitamin B

  • Penyakit diabetes mellitus. Penyakit ini disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah akibat gangguan sekresi insulin. Diabetes mellitus disebut juga penyakit kencing manis.¬† Dalam kamus besar bahasa Indonesia, definisi kencing manis adalah penyakit yang menyebabkan air kencing yang di produksi bercampur zat gula. Adanya kadar gula yang tinggi dalam air kencing dapat menjadi tanda-tanda gejala awal penyakit Diabetes mellitus. Neuropati pada penderita DM biasanya disebut neuropati diabetes. Pada penderita DM, adanya neuropati diabetes akan menyebabkan seorang penderita DM kurang atau tidak merasakan adanya trauma, baik mekanik, kemis, maupun termis.
  • Infeksi. Penyakit infeksi tertentu seperti HIV/ AIDS, penyakit Lyme, kusta, dan sifilis dapat merusak saraf dan menyebabkan neuropati. Seperti yang kita tahu bahwa sebenarnya para penderita HIV/ AIDS memang mudah terinfeksi banyak penyakit dan salah satunya Neuropati. Hal ini dapat terjadi karena sistem kekebalan tubuh mereka yang sangat lemah.
  • Penyakit Genetik. Bagi seseorang yang mempunyai riwayat penyakit keturunan bisa berpeluang besar mengidap Neuropati. Mengapa demikian? hal ini dikarenakan beberapa faktor dari penyakit itu sendiri yang menimbulkan beberapa kerusakan saraf di dalam tubuhnya.¬†Salah satunya tumor atau kanker yang bisa terjadi karena faktor keturunan.
  • Toksin dan racun yang¬†merusak saraf. Terdapatnya dua senyawa ini pastinya sangat mengancam kondisi kesehatan tubuh, tentu toksin dan racun akan menyebabkan masalah pada sistem saraf. Ibaratnya si saraf gagal paham akan tugas-tugas yang harus dikerjakannya akibat dari pengaruh buruk toksin dan racun. Contohnya termasuk senyawa emas, timah, arsen, merkuri, beberapa pelarut industri, nitrous oxide, dan pestisida organofosfat.
  • Alkohol.¬†Mengkonsumsi alkohol secara berlebihan akan menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi dan vitamin. Hal itu akan menyebabkan terjadinya kerusakan saraf.
  • Idiopatik. Neuropati idiopatik adalah neuropati yang tidak diketahui penyebabnya. Idiopatik adalah istilah medis yang berarti bahwa penyebabnya tidak diketahui. Mungkin bisa juga terjadi tanpa kita sadari yang pemicunya berasal dari gaya hidup yang tidak baik.

tips-and-trickson-how-to-master-it

Setelah kita mengetahui penyebab timbulnya neuropati, kayaknya gak asik kalo kita gak tahu jenis-jenis neuropati itu sendiri. Oke, akan saya bantu jelaskan sedikit meski saya bukan seorang dokter. Berikut uraian jenis neuropati secara umum:

  • Neuropati perifer.¬†Kondisi ini terjadi ketika gangguan atau kelainan saraf yang terjadi memengaruhi saraf di luar otak dan saraf tulang belakang. Dengan kata lain, neuropati perifer memengaruhi saraf-saraf anggota gerak, seperti jari kaki, kaki, tungkai, jari tangan, tangan dan lengan. Saraf-saraf ini adalah bagian dari sistem saraf perifer. Bahasa asiknya jenis neuropati ini berpengaruh pada kinerja anggota gerak.

Gejala neuropati perifer yang berdampak kepada saraf motorik:

Kram otot dan kedutan, kelemahan otot atau kelumpuhan pada satu atau beberapa otot, kesulitan mengangkat bagian depan dari kaki sehingga kesulitan berjalan, massa otot menurun.

Gejala neuropati perifer yang berdampak kepada saraf sensori:

Sensasi kesemutan dan tertusuk pada bagian yang terpengaruh, rasa perih yang menyengat dan biasanya terjadi pada bagian kaki atau tungkai, baal juga menurunnya kemampuan untuk merasakan rasa sakit, perubahan suhu tubuh terutama di bagian kaki, kehilangan keseimbangan atau koordinasi, merasakan sakit dari stimulasi yang seharusnya tidak terasa sakit sama sekali.

  • Neuropati otonom.¬†Kondisi yang muncul akibat kerusakan pada sistem saraf involunter. Sistem saraf ini mengendalikan detak jantung, sirkulasi darah, sistem pencernaan, respons seksual, keringat, dan ¬†fungsi kandung kemih.

Gejala neuropati otonom, antara lain:

Terutama pada malam hari akan mengalami konstipasi atau diare, tekanan darah rendah atau hipotensi. Merasa mual, kembung, dan sering bersendawa. Gangguan pada respons seksual, misalnya disfungsi ereksi. Detak jantung cepat. Kesulitan menelan. Inkontinensi usus. Kesulitan buang air kecil. Berkeringat secara berlebihan.

  • Neuropati kranial.¬†Kondisi di mana terjadi kerusakan pada salah satu dari 12 saraf kranial (saraf tulang belakang bagian atas). Berikut adalah contoh neuropati kranial:
  1. Neuropati optik yaitu kerusakan pada saraf kranial yang mengirim sinyal visual dari retina ke otak.
  2. Neuropati auditori terjadi gangguan pada saraf kranial yang mengirimkan sinyal dari telinga bagian dalam menuju ke otak dan berfungsi dalam pendengaran.
  • Neuropati fokal atau mononeuropati Kondisi yang hanya memengaruhi satu saraf atau satu kelompok saraf, atau salah satu bagian tubuh. Gejala yang terjadi akibat kondisi ini biasanya muncul secara mendadak.

Gejala yang muncul akan tergantung pada saraf mana yang mengalami gangguan:

Bell’s palsy atau kelemahan di salah satu sisi wajah, sensasi rasa yang berubah pada jari tangan atau jari tangan yang melemah, rasa sakit serta perubahan sensasi rasa atau muncul kelemahan pada kaki, kemunculan rasa sakit pada mata, selain itu pandangan kabur atau tidak bisa fokus.

Neuropati biasanya menyebabkan gejala, tapi tidak semua orang memiliki gejala yang sama satu sama lainnya. Bahkan beberapa orang tidak merasakan gejala apa pun akibat kondisi ini. Tingkat keparahan gejala yang dialami juga bisa berbeda-beda satu sama lain.

Apakah setiap orang dapat terkena neuropati? Tentu saja, setiap orang berpotensi mengidap kelainan saraf. Untuk mencegah neuropati ke tingkat yang lebih serius maka kita diwajibkan untuk melakukan diagnosa dini.

15780776_10154885028650850_4253803041298346882_n

Sumber Gambar: FP Neurobion

Diagnosa pastinya akan dibantu oleh dokter saraf, dengan menggunakan alat yang memadai di rumah sakit maka kita akan disarankan untuk melakukan serangkaian tes. Tes ini berfungsi untuk menguji refleks dan fungsi saraf sensorik dan motorik yang merupakan komponen penting pada pemeriksaan awal.

Adapula tes khusus untuk memeriksa fungsi saraf meliputi:

  • Elektromiografi ( EMG ) adalah tes yang mengukur fungsi saraf dengan cara menggunakan jarum yang sangat tipis dimasukkan melalui kulit ke dalam otot. Jarum mengandung elektroda yang mengukur aktivitas listrik otot.
  • Nerve conduction velocity test (NCV) mengukur kecepatan jalannya¬†sinyal melalui saraf.
  • Biopsi Saraf. Biopsi adalah operasi pengangkatan sepotong kecil jaringan untuk pemeriksaan dibawah mikroskop. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan anestesi lokal atau patirasa. Dokter akan melihat kelainan apa yang sedang terjadi pada jaringan saraf.

Mencegah Neuropati dengan gaya hidup sehat

Banyak hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari kesemutan, nyeri, mati rasa, kebas, kram, rasa terbakar yang merupakan indikasi dari penyakit neuropati. Yakni dengan melakukan berbagai aktivitas seperti terapi berjalan di atas bebatuan yang menonjol tanpa alas kaki. Memang terasa sedikit gak nyaman di awal-awal, tapi lama kelamaan kaki akan terbiasa dengan medan pijakan yang bertekstur. Selain melakukan terapi batu kita juga bisa menerapkan diet sehat atau mengontrol kadar gula dalam tubuh kita. Pencegahan yang paling sering didengung-dengungkan adalah melakukan olahraga apapun jenisnya, dengan begitu sirkulasi darah menjadi lancar sehingga saraf-saraf di dalam tubuh tidak kaku. Mengurangi aktifitas yang dapat memicu neuropati secara berulang seperti mengangkat beban terlalu berat, terpapar AC di sepanjang hari, mengetik tanpa istirahat, merokok, minum alkohol dan masih banyak lagi. Bisa juga menjaga pola tidur dan mengkonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung vitamin B. Sebenarnya masih banyak hal baik lainnya yang dapat dilakukan untuk mencegah Neuropati, namun dengan kita melakukan beberapa saran di atas saya rasa cukup untuk terbebas dari masalah gangguan pada saraf. InsyaAllah.

Photo Flipbook Slideshow Maker

Lalu bagaimana dengan orang yang sudah terkena Neuropati? Tenang, karena masih banyak jalan menuju Roma. Artinya masih banyak cara untuk minimal mengurangi atau malah menyembuhkan neuropati. Kita bisa memilih metode pengobatan yakni pengobatan secara alami atau tradisional maupun dengan menggunakan obat-obat yang tersedia di apotek terdekat. Pengobatan secara alami bisa dengan meminum air rebusan daun sirsak, mengkonsumsi kunyit yang mengandung polifenol alami, meminum jus hijau yang berasal dari sayuran hijau dan masih banyak lagi obat-obat alami yang dapat digunakan.

Bila kita ingin secara praktis menghilangkan segala gejala neuropati, kita dapat mengkonsumsi suplemen atau obat yang mengandung vitamin B kompleks. Contoh suplemen yang sedang hits dan pastinya aman terpercaya adalah Neurobion. Apa sih Neurobion? Neurobion adalah suplemen dengan kombinasi vitamin neurotropik (B1, B6, B12) yang dapat memperbaiki sel saraf tepi penyebab kebas dan kesemutan.

neurobion-1

Sumber Gambar: sarafsehat.com

Suplemen Neurobion sendiri terdiri dari dua macam, yaitu Neurobion Putih dan Neurobion Forte. Kedua jenis obat ini memilki beberapa perbedaan mendasar, yaitu dari kandungan komposisi vitamin B-nya.

Neurobion Putih

Neurobion Putih adalah suplemen dengan kombinasi vitamin neurotropik (B1, B6, B12) yang dapat memperbaiki sel saraf tepi penyebab kebas dan kesemutan.

16426170_10155016300710850_1405187858552458406_n

Sumber Gambar: FP Neurobion

Komposisinya terdiri dari:

  • Vitamin B1 100 mg
  • Vitamin B6 200 mg
  • Vitamin B12 200 mcg

Neurobion Forte

Tablet ini berfungsi untuk mengurangi gejala sedang yang sudah mengganggu aktifitas sehari-hari.

Komposisinya terdiri dari:

  • Vitamin B1 100 mg
  • Vitamin B6 100 mg
  • Vitamin B12 5000 mcg
neurobion-forte

Sumber Gambar: sarafsehat.com

Dari kedua suplemen ini mana yang cocok kamu konsumsi untuk meredakan Neuropati-mu? pastinya suplemen ini sesuai dengan tagline-nya yang berbunyi Neurobion adalah AHLINYA VITAMIN NEUROTROPIK.

Akhir kalimat saya ingin mengingatkan kembali terutama pada diri saya bahwa alangkah lebih baiknya jika tubuh kita selalu sehat. Karena sehat itu teramat dirindukan dan mahal keberadaannya.

Artikel ini ditulis berdasarkan beberapa rujukan, yakni:

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba Blogging Competition #LawanNeuropati bersama Neurobion.

neu

Sumber Gambar: FP Neurobion

Advertisements

Komentarnya, Kakak. :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s