Tragedi Jamaah Haji 2015

Standard

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Semua yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Hari ini aku menyempatkan diri untuk menulis sebuah artikel mengenai ibadah haji tahun 2015. Hari-hari sebelumnya memang sudah berniat, namun kembali kuurungkan karena hati ini masih terasa perih. Membayangkannya saja aku sudah merasa cukup, apalagi duka yang dialami para keluarga korban tragedi haji 2015. Begitu banyak pemberitaan tentang korban jemaah haji di media, terlebih lagi dengan banyak beredarnya video dan foto-foto yang terluka ataupun meninggal dunia. Jujur, aku takut sekaligus gemetar melihat tampilan foto-foto korban tragedi haji tahun ini. Sure! dalam hati aku berdoa dan yakin bahwa mereka semua yang meninggal merupakan orang-orang pilihan dan kematian mereka adalah syahid di mata Allah.

Tragedi haji 2015 yang pertama adalah tumbangnya crane atau alat berat yang disebabkan oleh badai besar yang menimpah kota Mekkah. Kejadian ini terjadi pada hari jumat, 11 September 2015. Korbannya mencapai ratusan orang, baik itu yang meninggal maupun yang luka-luka. Meski kabar yang terdengar masih simpang siur mengenai jumlah keseluruhan, namun dapat dipastikan dari keseluruhan korban yang teridentifikasi terdapat pula korban yang berasal dari Indonesia. Kurasa tak perlu sebutkan nama, pemberitaan dari media masa sudah lebih jelas dari artikel ini. Semoga foto yang disajikan ini dapat memberi gambaran bagaimana tragedi ini terjadi. (Sengaja tidak terlalu detail menampilkan foto-foto yang ada korbannya)

tragedi haji4

Crane atau alat berat yang tumbang akibat badai besar di Mekkah.

Selanjutnya, pada tanggal 17 September 2015 aku mendengar berita bahwa hotel yang dipadati oleh mayoritas orang asia pun terbakar. Api diduga berasal dari lantai delapan. Penyebab kebakaran tersebut dikarenakan kelalaian dari salah satu jamaah haji yang pada saat itu lupa mematikan kompor listrik dalam waktu yang lama. Kabarnya dua orang menjadi korban dari insiden ini.

hqdefault

Kebakaran yang terjadi di salah satu tempat penginapan jamaah haji tahun 2015.

Belum selesai duka yang dirasakan dari dua tragedi ini, tepat di hari ulang tahunku tanggal 24 September 2015 sebuah tragedi jemaah haji kembali terjadi. Kali ini lokasinya di Mina, diduga karena jumlah jemaah haji yang banyak dan terjadi aksi saling dorong sehingga menyebabkan ratusan orang terjatuh dan terinjak-injak. Masih sama, kabar jumlah korban yang meninggal dunia akibat insiden ini masih simpang siur adanya.

tragedi haji

Tragedi jamaah haji terinjak-injak di Mina.

Dari semua tragedi yang terjadi di tahun ini aku mempercayai satu hal yakni Allah Swt. mempunyai rencana indah untuk para korban baik itu yang meninggal dunia maupun yang luka-luka. Mungkin bagi sebagian orang yang berpikiran kerdil akan mengatakan bahwa pelaksanakan haji tahun ini adalah bencana dan kutukan besar. Nauzubillahiminzalik! Sungguh pemikiran yang jauh dari kata cerdas. Karena kita hanya sebagai manusia, urusan ketaatan Allah Swt. yang tahu.

Namun sekali lagi aku percaya, para jemaah yang meninggal dan dikuburkan di Mekkah atau tempat pelaksaan haji adalah orang-orang terpilih dan Insya Allah syahid, hadiah terindah bagi para tamu istimewa Allah Swt. Semoga kelak kita semua pada akhirnya dimatikan dalam keadaan khusnul khotimah. Aaamiin.

Finish. Sekian artikel sekaligus curahan hati yang bisa kusampaikan mengenai tragedi haji tahun ini. Untuk menutupnya aku ingin mengakhiri dengan kalimat indah yang kudapat dari sebuah film yaitu,

“Kebahagian akan berakhir, begitu juga dengan kesedihan.”

#Pray_for_them.

Advertisements

Komentarnya, Kakak. :-)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s